Tampilkan postingan dengan label pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelatihan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

Rangkaian Test Calon Dosen (1), Apa Sih yang Harus Dipersiapkan?

Hay hay… terima kasih ya sudah berkunjung (read:nyasar) ke blog ini. Ada yang bakal lulus kuliah di 2018?! Barangkali ada diantara Anda adalah mahasiswa pascasarjana (S2 & S3) yang sudah lulus dan mau mengabdikan ilmunya untuk pendidikan bangsa, alias menjadi dosen? Cung Ngacung!!

Bagi yang sudah ditawari mengajar, waah selamaaaat!!! Anda tinggal menyesuaikan diri. 

Nah, bagi yang belum ditawari tempat mengajar dan masih mencari tempat untuk mengajar, semoga tulisan ini dapat membantu mencari tahu bagaimana rangkaian test calon dosen.

Doc Pribadi
Ok, sudah tahu kalo dosen itu ada jenisnya? Hehe… Jadi, dosen itu ada jabatan fungsional dan ada juga berdasarkan status kerja. Untuk status; ada dosen Luar Biasa, Dosen Kontrak, dan Dosen Tetap. Monggo berkunjung dulu ke tulisan saya disini, untuk mencari tahu perbedaannya.

Nah!! tulisan ini lebih membahas bagaimana rangkaian test dosen kontrak atau tetap non PNS ya. Sebab, si penulis belum pernah ikut test PNS dosen, jadi belum ada pengalaman nih buat berbagi.

So, gimana rangkaian test dosen dan apa aja yang harus dipersiapkan?

Pertama, yang perlu Anda ketahui, setiap kampus memiliki keunikan tersendiri dalam rekruitmen calon dosen mereka. Ada yang langsung rekruitmen dosen tetap non PNS, ada yang bertahap dari kontrak dulu. Selain itu, setiap kampus juga punya kebijakan masing-masing dalam rangkaian rekruitmennya sesuai dengan kebutuhannya.

Selasa, 26 Desember 2017

Pentra #12 : Pesantren Bersama Bebas Riba

Gak punya hutang di Bank? Barangkali Anda sudah menganggap diri Anda bebas dari riba, padahal riba bukan hanya sekedar bunga bank. Pesantren Bersama Bebas Riba (Pentra) kembali membuka kelas di Jogja yang dilaksanakan tanggal 25-26 Desember 2017. Di Pentra #12 ini, saya akhirnya menyadari bahwa selama ini, saya pun sudah melakukan riba.

Kegiatan ini sudah saya agendakan dari bulan lalu. Bukan karena saya terlilit hutang di bank, punya cicilan KPR, leasing mobil, kredit motor, dan lainnya. Alhamdulillah saya aman dari itu semua. 

Pentra #12 di Jogja (doc. pribadi)

Mengikuti Pentra #12 Jogja ini saya niatkan untuk mencari ilmu mengenai mu’amalah agar menjadi wasilah hidayah bagi orang-orang di sekitar saya, orang yang saya cintai yang beberapa tahun terakhir terlilit riba bank. Selain itu, saya adalah seorang muslimah yang jika nanti Allah izinkan akan menjadi seorang istri dari suami (tulang punggung keluarga) dan menjadi ibu bagi anak-anak penerus agama ini. Tentu ilmu dan pendapat saya akan diminta oleh mereka nanti, sehingga belajar tentang ilmu ini sangat penting.

Pentra #12 Jogja diikuti oleh berbagai muslim/ah dari berbagai kota, profesi, umur, dan status. Ada yang jauh-jauh dari Sumatera, ada yang berprofesi sebagai pelajar hingga pengusaha, ada yang berumur di bawah 10 tahun bahkan ada yang jelang 70 tahun, dari yang single hingga kakek nenek, mulai dari yang hutangnya 0 rupiah sampai lebih 2 M. Semua bergabung, berjamaah untuk bertolabul ‘ilmy.

Jumat, 22 Desember 2017

Mudah Hapal dengan Metode Tikrar

Sebelumnya, saya sudah menulis tentang Al-Qur’an : Hapal tanpa Menghapal. Metode yang digunakan adalah metode tikrar, yaitu mengulang-ulang ayat yang ingin dihapal. Pada pelatihan Ahad (17/12) lalu, ustad Ulin Nuha selaku pemateri dan pelatih pelatihan “Hapal tanpa Menghapal” menyebutkan bahwa, fungsi menghapal Al-Qur’an adalah agar selalu ingat Al-Qur’an.

Allah telah menjanjikannya dalam Qur’an Surah Al-Qamar (54), bahkan sampai empat kali yang tertulis di ayat ke-17, 22, 32, dan 40. Al-Qur’an mudah dihapalkan dan mudah pula hilang. Hikmahnya agar Al-Qur’an harus dilafalkan dan diulang ulang terus. Menurut para ahli minimal dalam menghapal harus mengulang-ulang sebanyak 40 kali.

Saya menulis ini bukan karena saya hafidzha. Dengan menulis ini, saya berharap dapat mengingatkan diri sendiri, jika suatu saat nanti butuh re-charge diri. Baiklah mari kita langsung buka Qur’an Tikrar QS. Luqman (31) ayat 12. Ayat ke-12 berada di lembar sebelah kiri paling atas.

Al-Quran Tikrar

Pertama, mari kita praktekkan Quran Tikrar ini dengan membaca QS. Luqman ayat 12 sebanyak 5 kali. Ingat!! BACA! Artinya adalah mata kita tetap fokus melihat huruf demi huruf pada ayat 12. Pengulangan sebanyak lima kali baru untuk melancarkan lisan. Setelah itu beri tanda bintang di kotak pertama.

Catatan : usahakan sebelum menghapal Al-Qur’an kita sudah lancar membacanya ya! Perhatikan makhrojul huruf, tajwid, dsb. Disarankan untuk belajar tahsin terlebih dahulu.

27 nih, Kapan Nikah?

“ Apa lagi yang dicari? ” Tanya sopir go-car  padaku saat aku menumpang mobilnya untuk diantar ke hotel dimana sepupuku dan suaminya meng...