Gak punya hutang di Bank? Barangkali Anda sudah menganggap diri Anda bebas dari riba, padahal riba bukan hanya sekedar bunga bank. Pesantren Bersama Bebas Riba (Pentra) kembali membuka kelas di Jogja yang dilaksanakan tanggal 25-26 Desember 2017. Di Pentra #12 ini, saya akhirnya menyadari bahwa selama ini, saya pun sudah melakukan riba.
Kegiatan ini sudah saya agendakan dari bulan lalu. Bukan karena saya terlilit hutang di bank, punya cicilan KPR, leasing mobil, kredit motor, dan lainnya. Alhamdulillah saya aman dari itu semua.
![]() |
| Pentra #12 di Jogja (doc. pribadi) |
Mengikuti Pentra #12 Jogja ini saya niatkan untuk mencari ilmu mengenai mu’amalah agar menjadi wasilah hidayah bagi orang-orang di sekitar saya, orang yang saya cintai yang beberapa tahun terakhir terlilit riba bank. Selain itu, saya adalah seorang muslimah yang jika nanti Allah izinkan akan menjadi seorang istri dari suami (tulang punggung keluarga) dan menjadi ibu bagi anak-anak penerus agama ini. Tentu ilmu dan pendapat saya akan diminta oleh mereka nanti, sehingga belajar tentang ilmu ini sangat penting.
Pentra #12 Jogja diikuti oleh berbagai muslim/ah dari berbagai kota, profesi, umur, dan status. Ada yang jauh-jauh dari Sumatera, ada yang berprofesi sebagai pelajar hingga pengusaha, ada yang berumur di bawah 10 tahun bahkan ada yang jelang 70 tahun, dari yang single hingga kakek nenek, mulai dari yang hutangnya 0 rupiah sampai lebih 2 M. Semua bergabung, berjamaah untuk bertolabul ‘ilmy.
Acara ini dilaksanakan selama dua hari satu malam di SCC UII Jakal KM 23,5. Udara yang sejuk dan tempat belajar yang cukup kondusif sangat membantu kami menerima materi. Pembicara (coach) yang berkompeten pun siap mentransfer ilmu serta menerima berbagai macam curhatan dan ngeyelan peserta.
![]() |
| Round Acara Pentra #12 (doc. Panitia) |
Kegiatan belajar dilakukan full time. Registrasi dimulai pukul 07.00 pagi dan pukul 08.00 acara dimulai. Sebelum pelatihan, peserta sudah diberikan round acara. Hanya saja, ada beberapa perubahan di jadwal.
Coach pertama yang mendampingi kami adalah Agus Wahyudi. Beliau mantan mentor di EU (Entrepreneur University). Bagi Anda yang pernah ikut seminar EU atau anggota EU pasti tidak asing lagi dengan istilah “Hutang itu Mulia”. Kenapa mulia? Karena mindset yang mereka tanamkan adalah, ketika mereka berhutang di bank maka mereka akan aktif membayar hutang yang artinya tangan mereka akan berada “di atas”. Bagi mereka, “tangan di atas (baca:membayar cicilan hutang)” lebih mulia dibanding “tangan di bawah”. Bahkan syarat jadi mentor EO minimal harus punya hutang 2 M di bank.
Coach Agus menyampaikan materi tentang Cara Gila Jadi Pengusaha. Bisnis yang benar, menurut Coach Agus adalah bisnis yang ada profitnya dan tidak sekedar jalan. Dan yang paling penting adalah kebutuhan keluarga terpenuhi.
Di awal materi, Coach Agus menyampaikan tentang riba dan bahaya riba. Dan Coach Agus mengajak kami untuk perang melawan riba. Bisnis bukan tentang untung rugi, tapi surga dan neraka. Maka, beruntunglah orang yang hidup bahagia tanpa riba dan tanpa hutang.
Coach kedua adalah Arfina Puspitasari mantan bankir bank komersil BUMN terbesar di Indonesia (1 tahun) dan salah satu bank syariah swasta (6 tahun). Beliau mendapatkan hidayah untuk bebas dari dunia riba (bank) sejak merasakan dirinya tidak tenang dan nyaman dengan pekerjaannya.
Selain itu, dia juga takut dengan ancaman laknat Allah yang tertulis jelas di Hadist Riwayat Muslim No. 1598 untuk para pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang pinjam), penulis transaksi, dan dua saksi yang berhubungan dengan transaksi riba.
Selain itu, dia juga takut dengan ancaman laknat Allah yang tertulis jelas di Hadist Riwayat Muslim No. 1598 untuk para pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang pinjam), penulis transaksi, dan dua saksi yang berhubungan dengan transaksi riba.
![]() |
| Coach Arfina Puspitasari (X-Bank) |
Meninggalkan pekerjaan yang dipandang bagus oleh banyak orang ini tentu tidak gampang. Izin orang tua, celaan teman sejawat, hingga pinalti dan ditahannya ijazah dirasakan oleh Coach Arfina. Bagi para mantan pekerja Bank, sepertinya merasakan hal yang sama.
Bersama dengan para mantan pekerja Bank, Coach Arfina membangun sebuah komunitas bernama X-Bank yang dilaunching di bulan Juli 2017. Anggota X-Bank lebih dari 3000 dan lebih dari separuhnya sudah hijrah dan sebagian yang lain masih aktif di Bank.
Bersama dengan para mantan pekerja Bank, Coach Arfina membangun sebuah komunitas bernama X-Bank yang dilaunching di bulan Juli 2017. Anggota X-Bank lebih dari 3000 dan lebih dari separuhnya sudah hijrah dan sebagian yang lain masih aktif di Bank.
Tujuan dari X-Bank adalah sebagai wadah tholabul ilmy orang yang pernah bekerja di lembaga ribawi, seperti bank, koperasi, BMT, dan sebagainya. Selain itu, juga sebagai wadah penguat hijrah bagi mereka. Bagi Anda para pekerja Bank yang ingin hijrah, sangat direkomendasikan untuk ikut komunitas ini. Silahkan mendaftar via whatsapp melalui ;
Akh Nopan (0817-0357-9999). Free!
Materi ketiga dipandu oleh Coach Assakha Ananta, yaitu tentang Kejar Akhirat Dunia Mengikuti. Coach atau Ustad Ananta adalah seorang pakar bisnis syariah. Ustad Ananta selalu mengingatkan kami untuk bertakwa dimanapun berada, caranya adalah dengan menjadi hamba yang bersyukur, mendoakan orang lain, beramar ma’ruf nahi mungkar, serta senantiasa untuk tholabul ilmy.
![]() |
| Ustad Assakha Ananta (Konsultan Bisnis Syariah) |
Ustad Ananta menyampaikan empat jenis riba. Sehingga, dari sini saya menyadari bahwa saya lalai dan secara tak sadar sering melakukan riba. Riba yang sering tak kita sadari adalah riba fadhal saat transaksi dengan menggunakan barang-barang ribawi, seperti emas, perak, gandum, kurma, biji-bijian, dan garam.
Keenam barang ini harus ditukar dengan nilai yang sama dan jual-belinya harus dibayar cash saat itu juga (tidak ada penundaan waktu). Sehingga, jika selama ini kita pernah melakukan tukar menukar barang ini dengan barang sejenis, namun berbeda nominal, maka kita termasuk pelaku riba. Naudzubillah. Insyaa Allah materi yang lebih lengkap bisa dibaca di sini.
Selepas sholat Isya, materi keempat disampaikan oleh Coach Walyono, seorang motivator pendidikan nasional. Beliau menyampaikan tentang Keluarga Bahagia Bebas Riba. Beliau menyampaikan bagaimana tipe-tipe keluarga dan berbagai contoh keluarga-keluarga dalam Al-Qur’an.
Beliau juga menyampaikan bagaimana efek harta haram bagi keluarga. Lalu, bagaimana menjadi ibu dan ayah yang dirindukan. Serta, bagaimana menciptakan surga di dalam rumah.
Beliau juga menyampaikan bagaimana efek harta haram bagi keluarga. Lalu, bagaimana menjadi ibu dan ayah yang dirindukan. Serta, bagaimana menciptakan surga di dalam rumah.
![]() |
| Ustad Walyono (Motivator Pendidikan Keluarga) |
Keluarga adalah pondasi penting yang harus diselesaikan saat berazzam lepas dari riba. Menyamakan visi dan misi keluarga, serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan materi ini. Materi dimana ilmunya yang wajib dipunya oleh para singlelillah.
Materi tentang Keluarga Bahagia ini merupakan materi terakhir di hari pertama (selesai pukul 22.30). Peserta kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Materi esok paginya dimulai sekitar pukul 5.30.
Materi kelima, yaitu tentang Pengantar Ekonomi Islam. Materi ini disampaikan oleh Ustad Nur Setiawan (Wawan). Dari awal materi, Ustad Wawan fokus menyampaikan ayat-ayat yang berkaitan dengan riba. Semua yang berkaitan tentang hukum riba disampaikan berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits.
![]() |
| Ustad Wawan (Konsultan Bisnis Syariah) |
Lalu, bagaimana caranya kita berbisnis tanpa menggunakan embel-embel riba? Ustad Wawan menyampaikan solusi syari, yaitu Syirkah Islam. Syirkah merupakan akad antara dua pihak atau lebih yang bersepakat untuk suatu urusan bisnis dengan tujuan memperoleh keuntungan. Sebelum melaksanakan syirkah sebaiknya kita harus paham tentang rukun, syarat, jenis, dan caranya. Resume mengenai materi kelima, dapat dibaca disini.
Materi yang paling dinanti oleh sebagian besar peserta Pentra #12 adalah materi kelima, yaitu Cara Bebas Hutang. Materi ini disampaikan langsung oleh Achmad Mirza, ketua Pentra dan penulis buku Strategi Melunasi Hutang. Bukunya berisi 90% praktik dan 10 % motivasi, sehingga sangat recommended bagi semua orang yang berniat untuk melunasi hutang.
![]() |
| Coach Ahmad Mirza (Penulis Buku Strategi Melunasi Hutang) |
Prinsip pertama strategi melunasi hutang adalah kembali kepada Al-Qur’an dan Hadits, karena Al-Qur’an dan Hadits adalah solusi semua masalah. Bertaubat pada Allah atas semua dosa-dosa selama ini. Niatkan dengan setulus hati dan yakin pada Allah dan Rasulullah -sallahu ‘alayhi wa salam-.
Selanjutnya, menolong dan mudahkan urusan orang lain (HR. Muslim No. 1600) dan menolong agama Allah (QS. Muhammad : 7). Selain menyampaikan bahaya riba dan strategi bebas hutang dengan cara langit.
Coach Achmad Mirza juga menyampaikan strategi dan trik bagaimana menghadapi dept collector, bagaimana melunasi hutang di bank dan lembaga ribawi lainnya, dan bagaimana melunasi kartu kredit. Lengkapnya dapat baca tulisan berikut.
Coach Achmad Mirza juga menyampaikan strategi dan trik bagaimana menghadapi dept collector, bagaimana melunasi hutang di bank dan lembaga ribawi lainnya, dan bagaimana melunasi kartu kredit. Lengkapnya dapat baca tulisan berikut.
Materi terakhir di Pentra #12 yaitu mengenai 10 Kunci Prinsip Membangun Bisnis. Setelah mengetahui semua tentang riba, bahaya riba, dan bagaimana cara bertaubat, serta lepas dari riba. Pentra #12 memberikan solusi dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten di dunia bisnis, yaitu Coach Edy Darmoyo.
![]() |
| Coach Edy Darmoyo (Penulis 10 Kunci Prinsip Membangun Bisnis) |
Materi yang disampaikan coach Edy juga ditulis di dalam buku yang sama yaitu buku 10 Kunci Prinsip Membangun Bisnis. Kemudian, Coach Edy juga menyampaikan tentang Formula Perubahan Hidup, dimana Allah menciptakan manusia dan menurunkannya ke bumi agar manusia menjadi hamba Allah (abdullah) dan pemimpin (khalifah). Selengkapnya tentang materi beliau bisa dibaca disini.
Pentra #12 berakhir pukul 17.00 WIB, diakhiri dengan deklarasi bebas riba sebagai bukti taubat dan hijrah semua peserta Pentra #12. Suasananya haru dan penuh refleksi. Semua peserta membaca dengan suara lantang dan hati yang tulis, serta komitmen yang tinggi. Mulai dari saat ini hingga nanti Insyaa Allah akan berusaha tidak melakukan hal-hal yang bersifat ribawi. Bismillah.
![]() |
| Ikrar Bebas Hutang (doc. Pribadi) |
Insyaa Allah, Pentra terdekat akan dilaksanakan di Tanggerang. Info lebih lengkap bisa dilihat disini. Yuk, jadi lebih baik! Mari selamatkan diri dan keluarga dari api neraka.
![]() |
| Peserta akhwat |
![]() |
| Peserta Ikhwan |
Note : Materi yang ada di-link bukan yang ditampilkan ketika materi, melainkan materi yang dikirim lewat PENTRA#12. Insyaa Allah tidak meninggalkan esensi. Semangat hijrah yaaa!!!











Tidak ada komentar:
Posting Komentar