Hay hay… terima kasih ya sudah berkunjung (read:nyasar) ke blog ini. Ada yang bakal lulus kuliah di 2018?! Barangkali ada diantara Anda adalah mahasiswa pascasarjana (S2 & S3) yang sudah lulus dan mau mengabdikan ilmunya untuk pendidikan bangsa, alias menjadi dosen? Cung Ngacung!!
Bagi yang sudah ditawari mengajar, waah selamaaaat!!! Anda tinggal menyesuaikan diri.
Nah, bagi yang belum ditawari tempat mengajar dan masih mencari tempat untuk mengajar, semoga tulisan ini dapat membantu mencari tahu bagaimana rangkaian test calon dosen.
Ok, sudah tahu kalo dosen itu ada jenisnya? Hehe… Jadi, dosen itu ada jabatan fungsional dan ada juga berdasarkan status kerja. Untuk status; ada dosen Luar Biasa, Dosen Kontrak, dan Dosen Tetap. Monggo berkunjung dulu ke tulisan saya disini, untuk mencari tahu perbedaannya.
![]() |
| Doc Pribadi |
Nah!! tulisan ini lebih membahas bagaimana rangkaian test dosen kontrak atau tetap non PNS ya. Sebab, si penulis belum pernah ikut test PNS dosen, jadi belum ada pengalaman nih buat berbagi.
So, gimana rangkaian test dosen dan apa aja yang harus dipersiapkan?
Pertama, yang perlu Anda ketahui, setiap kampus memiliki keunikan tersendiri dalam rekruitmen calon dosen mereka. Ada yang langsung rekruitmen dosen tetap non PNS, ada yang bertahap dari kontrak dulu. Selain itu, setiap kampus juga punya kebijakan masing-masing dalam rangkaian rekruitmennya sesuai dengan kebutuhannya.
