Sebelumnya, saya sudah menulis tentang Al-Qur’an : Hapal tanpa Menghapal. Metode yang digunakan adalah metode tikrar, yaitu mengulang-ulang ayat yang ingin dihapal. Pada pelatihan Ahad (17/12) lalu, ustad Ulin Nuha selaku pemateri dan pelatih pelatihan “Hapal tanpa Menghapal” menyebutkan bahwa, fungsi menghapal Al-Qur’an adalah agar selalu ingat Al-Qur’an.
Allah telah menjanjikannya dalam Qur’an Surah Al-Qamar (54), bahkan sampai empat kali yang tertulis di ayat ke-17, 22, 32, dan 40. Al-Qur’an mudah dihapalkan dan mudah pula hilang. Hikmahnya agar Al-Qur’an harus dilafalkan dan diulang ulang terus. Menurut para ahli minimal dalam menghapal harus mengulang-ulang sebanyak 40 kali.
Saya menulis ini bukan karena saya hafidzha. Dengan menulis ini, saya berharap dapat mengingatkan diri sendiri, jika suatu saat nanti butuh re-charge diri. Baiklah mari kita langsung buka Qur’an Tikrar QS. Luqman (31) ayat 12. Ayat ke-12 berada di lembar sebelah kiri paling atas.
Pertama, mari kita praktekkan Quran Tikrar ini dengan membaca QS. Luqman ayat 12 sebanyak 5 kali. Ingat!! BACA! Artinya adalah mata kita tetap fokus melihat huruf demi huruf pada ayat 12. Pengulangan sebanyak lima kali baru untuk melancarkan lisan. Setelah itu beri tanda bintang di kotak pertama.
Catatan : usahakan sebelum menghapal Al-Qur’an kita sudah lancar membacanya ya! Perhatikan makhrojul huruf, tajwid, dsb. Disarankan untuk belajar tahsin terlebih dahulu.
