Bandung adalah pintu awal dari ketertarikanku akan conferense. Benar kata para seniorku di jurusan, jika aku tak memulainya, aku tak akan pernah memulainya.
Melanjutkan seminar ini sebagai presenter sempat membuatku ragu. Selain paper yang belum maximal 100%, biaya pendaftarannya pun mahal. Ya, maklumlah untuk sebuah seminar standar international dan terindeks Thomson dan Scopus. Rp 2,5 juta tentulah wajar.
Sholat sudah dijalankan, berharap Allah buka pintunya jika memang Dia izinkan untuk melanjutkan seminar. Masyaa Allah… benar… Allah benar-benar buka pintunya lewat kemudahan-kemudahan yang Dia berikan.
Alhamdulillah setelah selesai membuat Conferense Report, saya menyempatkan untuk menulis pengalaman belajar selama di Asia Afrika, Bandung.
